
Tanggal 23 Februari kemarin, gw menjadi salah satu orang Indonesia yg beruntung bisa nyaksiin Live Show megah dari band yg memang aksi panggungnya kerap kali di cap sebagi yang the best, MUSE.
Saat gw tiba di Istora Senayan, Jakarta sedang hujan lebat sekali. Woooaa.. dengan sedikit berbasah - basah, gw memasuki pelataran Istora Senayan. Saat itu jam 19.15 WIB. Dah sesuai petunjuk, jam 19.00 WIB pintu gedung sudah dibuka dan penonton bisa masuk. Karena gw gak mau mendapatkan kursi tribune yg jauuh di atas.. gw buru - buru aja masuk ke dalam gedung. Dan benar saja, sudah cukup banyak orang yg masuk ke dalam gedung pertunjukan. Setelah celingak - celinguk sebentar, akhirnya gw mendapatkan tempat yang pas untuk nonton.
Akhirnya, tepat pukul jam 20.40 WIB (ini molor 40 menit dari jadwal ^^), konser dimulai dengan lagu Knights Of Cydonia, setelah Matt menyapa dengan bahasa Indonesia, “Apa kabar, Jakarta ?” Wooaa lagu itu benar2 membangkitkan semangat pada fans Muse yg sudah cukup lama menunggu. Bahkan penonton di tribune yg tadinya duduk manis, langsung bangkit berdiri. Ditambah tata lampu yang dashyat, histeria penonton pun berlanjut seiring lagu berikutnya yaitu Hysteria dari album Absolution. Gokilll!!!
Lagu berikutnya adalah Supermassive Black Hole yg merupakan single pertama album Black Hole and Revelations, album terbaru mereka. Lalu berturut - turut mereka memainkan lagu - lagu yang kebanyakan diambil dari album Absolution dan Origin of Symmetri. Saat bunyi Bass yg menandakan intro lagu Starlight, penonton makin antusias sambil bertepukan tangan mengikuti ketukan drum di lagu itu. Dan tidak lupa, karaoke massal donk.
Setelah itu Plug In Baby dimainkan bersambung ke Time Is Running Out yg juga menimbulkan karaoke massal yg lebih heboh. Matt Bellamy sampai diam dan hanya bermain gitar. Dia membiarkan penonton bernyanyi.
Kemudian dengan berakhirnya mereka membawakan lagu New Born, Matt, Chriss dan Dom mengundurkan diri. Penonton pun mulai berteriak “We want more!” Berulang - ulang. Dan setelah kurang lebih 5 menitan, Muse kembali ke panggung. Mereka tampak sangat puas dan surprise melihat antusias penonton. “Thank You Jakarta! You’re Amazing!”
Tiga lagu dimainkan Muse di sesi encore ini. Ada Map of The Problematique, Stockholm Syndrome (diiringi dengan pemunculan balon - balon raksasa ke tengah - tengah penonton. gokiiiil!) dan Take a Bow yang megah.
Aaahhh.. show yg Amazing ini harus berakhir. Bisa gw bilang, konser perdana Muse di Jakarta berjalan dengan sempurna. Kualitas sound, PERFECT! Permainan lampu, PERFECT! Aksi panggung, PERFECT! Dan dari Muse-nya sendiri, tampaknya mereka benar - benar menikmati bermain di hadapan fans mereka di Jakarta. Bahkan sebelum menghilang dari panggung, Dom mengambil mic dan berkata, “See you next time!” Dan gw rasa ini bukan basa - basi.
